Jumat, 29 Mei 2026 | 3 min read | Andhika R

Grup Peretas 313 Team & Handala Dalangi Serangan DDoS Spotify dan Psy-Ops WhatsApp

Eskalasi konflik antara Iran dan poros Amerika Serikat-Israel yang telah berlangsung selama sembilan pekan terakhir kini secara agresif meluas ke ruang siber. Pada Rabu malam, 13 Mei 2026, kelompok peretas pro-Iran meluncurkan operasi siber ganda: melumpuhkan infrastruktur hiburan sipil Barat dan menebar kampanye perang psikologis langsung ke perangkat komunikasi warga negara lawan.

Menurut konfirmasi dari McCrary Institute for Cyber and Critical Infrastructure Security, target profil tinggi pertama dari gelombang serangan ini adalah platform streaming musik global, Spotify.

Serangan ini diidentifikasi sebagai Distributed Denial-of-Service (DDoS), sebuah taktik membanjiri peladen (server) dengan lalu lintas internet sampah berskala masif hingga sistem tumbang. Serangan ini sempat melumpuhkan aplikasi, layanan dukungan, hingga fungsi pemutar web Spotify yang keluhannya langsung membanjiri situs pemantau DownDetector.

Namun, skala serangan ini berhasil dipatahkan oleh respons cepat dari tim keamanan siber dan respons insiden Spotify. Dalam hitungan menit, mitigasi berhasil dilakukan dan layanan kembali beroperasi normal.

Baca Juga: Krisis Rantai Pasok Global 2026, Ransomware Hantam "Inti Steril" Farmasi dan Infrastruktur AI Foxconn

Atribusi Ancaman: Analis intelijen ancaman dari Unit 42 mengaitkan operasi ini dengan kelompok peretas pro-Iran yang dikenal sebagai "Islamic Cyber Resistance in Iraq" atau "313 Team". Setelah sempat vakum dalam beberapa pekan terakhir, 313 Team kini kembali beroperasi dengan intensitas tinggi, secara khusus menargetkan entitas bisnis Amerika Serikat dan Inggris sebagai bentuk balasan asimetris.

Bersamaan dengan disrupsi infrastruktur, sebuah kampanye teror psikologis menargetkan warga sipil Israel. Sejak akhir pekan lalu, ribuan warga melaporkan menerima pesan mencurigakan melalui akun bisnis WhatsApp yang tidak pernah mereka ikuti atau hubungi sebelumnya.

Merespons gelombang kepanikan ini, Direktorat Siber Nasional Israel (INCD) segera mengeluarkan peringatan resmi. Otoritas memastikan bahwa pesan-pesan tersebut adalah palsu dan dirancang khusus untuk memicu histeria massal serta keresahan sosial. Analisis intelijen mengarahkan operasi psikologis ini kepada "Handala", kelompok peretas lain yang terafiliasi dengan Iran dan memiliki rekam jejak panjang dalam taktik perang siber psikologis melawan target-target Israel.

Kedua insiden ini adalah demonstrasi klasik dari doktrin Perang Hibrida (Hybrid Warfare) modern. Negara-negara tidak lagi hanya mengandalkan misil balistik; mereka menggunakan afiliasi peretas (sebagai proxy yang dapat disangkal / plausible deniability) untuk menciptakan kekacauan di luar zona konflik fisik.

Dari kacamata intelijen keamanan siber korporat, ada dua pergeseran taktis yang harus diwaspadai:

  1. Ekspansi Target Non-Kombatan (Pergeseran Blast Radius): Serangan terhadap Spotify membuktikan bahwa perusahaan teknologi global (khususnya yang berbasis di AS atau sekutunya) kini dianggap sebagai target sah dalam eskalasi geopolitik. Kelompok peretas memandang gangguan terhadap layanan gaya hidup sehari-hari sebagai cara efektif untuk mendemonstrasikan jangkauan kekuatan mereka.
  2. Konvergensi DDoS dan Rekayasa Sosial Tingkat Negara: Operasi ini menggabungkan serangan kekuatan kasar (brute-force network / DDoS) dengan manipulasi psikologis mikro (targeted messaging via WhatsApp). Jika 313 Team bertugas merusak ketersediaan layanan (Availability), maka kelompok Handala bertugas merusak stabilitas mental masyarakat.

Bagi perusahaan multinasional di AS dan Inggris, ini adalah peringatan status siaga merah. Pertahanan terhadap DDoS (seperti mitigasi Anycast atau Scrubbing Centers) harus dipastikan berada pada kapasitas maksimal, mengingat aktor ancaman yang disponsori negara kini beralih menargetkan perusahaan komersial sebagai bentuk proksi perlawanan.

Bagikan:

Avatar

Andhika RDigital Marketing at Fourtrezz

Semua Artikel

Artikel Terpopuler

Berlangganan Newsletter FOURTREZZ

Jadilah yang pertama tahu mengenai artikel baru, produk, event, dan promosi.

Partner Pendukung

infinitixyberaditif

© 2026 PT Tiga Pilar Keamanan. All Rights Reserved.