Rabu, 9 Oktober 2024 | 3 min read | Andhika R
Keamanan Negara Terancam, Hacker China Serang Infrastruktur Intelijen AS
Baru-baru ini, dunia dikejutkan oleh laporan bahwa sekelompok hacker asal China berhasil meretas sistem penyadapan milik pemerintah Amerika Serikat. Insiden ini memperlihatkan bagaimana aktor-aktor jahat dunia maya tidak hanya menargetkan individu atau perusahaan, tetapi juga lembaga negara dengan tingkat keamanan tinggi.
Hacker China berhasil mengakses jaringan internet broadband Amerika dan mencuri informasi sensitif menggunakan sistem pengadilan federal yang sejatinya dipakai untuk melakukan penyadapan. Beberapa dari perusahaan telekomunikasi Amerika yang menjadi korban peretasan ini adalah Verizon Communications dan Lumen Technologies.
"Pada masa seperti ini di mana keamanan siber menjadi tantangan yang dihadapi oleh semua negara di seluruh dunia, pendekatan yang keliru seperti ini hanya akan menghambat upaya masyarakat internasional yang mau mengatasi masalah seperti ini lewat dialog dan kerja sama," kata Kemenlu China dalam pernyataannya.
Menurut laporan dari berbagai sumber keamanan siber, serangan ini secara khusus menargetkan jaringan infrastruktur penyadapan yang digunakan oleh lembaga-lembaga intelijen AS. Sistem tersebut dianggap sebagai salah satu jaringan paling aman di dunia karena digunakan untuk operasi pengumpulan informasi rahasia, termasuk monitoring komunikasi digital yang dilakukan oleh pihak asing. Meski begitu, hacker China diduga berhasil mengeksploitasi celah keamanan, menunjukkan betapa canggihnya kemampuan mereka dalam serangan siber.
Baca Juga: Akun Medsos Khusus Remaja: Jawab Ancaman Siber atau Ciptakan Tantangan Baru?
Salah satu metode yang digunakan dalam serangan ini adalah rekayasa sosial (social engineering), di mana hacker memanfaatkan kelemahan manusia untuk mendapatkan akses ke sistem jaringan. Selain itu, laporan juga menyebutkan penggunaan zero-day exploit, yaitu eksploitasi celah keamanan yang belum diketahui oleh pengembang perangkat lunak atau sistem, membuatnya sangat sulit untuk dideteksi dan dihentikan.
Pada awal 2024, penegak hukum di Amerika membongkar sindikat hacker China yang mereka namai "Flax Typhoon," dan beberapa bulan sebelumnya mereka juga mengkonfrontasi pemerintah China terkait aksi spionase siber bernama "Volt Typhoon."
Namun menurut Kemenlu China, badan keamanan siber mereka menemukan dan mempublikasikan bukti yang menunjukkan bahwa Volt Typhoon adalah sebuah sindikat ransomware internasional.
Baca Juga: Stalkerware dan Deepfake, Ancaman Nyata di Platform Kencan Online
Serangan ini tidak hanya menjadi ancaman bagi keamanan nasional AS, tetapi juga memiliki dampak besar dalam hubungan internasional antara AS dan China. Ketegangan diplomatik kemungkinan akan meningkat, mengingat AS sebelumnya telah berulang kali menuduh China sebagai dalang dari berbagai serangan siber berskala besar. Pemerintah AS tengah menyelidiki sejauh mana data sensitif telah terekspos dan berpotensi disalahgunakan oleh pihak lain.
Dalam menghadapi ancaman yang semakin canggih, negara-negara di seluruh dunia perlu memperkuat keamanan siber mereka, baik di sektor pemerintahan maupun swasta. Salah satu langkah penting yang bisa diambil adalah melakukan penetration testing (pentest) secara berkala untuk mengidentifikasi dan memperbaiki celah keamanan yang mungkin ada dalam sistem. Kejadian ini menjadi pengingat kuat bagi semua pihak bahwa ancaman siber terus berkembang dan menargetkan semua sektor.
Kasus ini menunjukkan bahwa ancaman siber telah menjadi isu global dengan dampak yang tidak dapat diabaikan. Amerika Serikat, sebagai salah satu negara dengan infrastruktur digital paling maju, tetap harus memperkuat pertahanan siber mereka. Pentest, audit keamanan, dan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan bisa menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat pertahanan dari serangan-serangan seperti ini.

Andhika RDigital Marketing at Fourtrezz
Artikel Terpopuler
Tags: Keamanan Data, Pengujian Sistem, Kebocoran Data, Audit Keamanan, Penetration Test
Baca SelengkapnyaBerita Teratas
Berlangganan Newsletter FOURTREZZ
Jadilah yang pertama tahu mengenai artikel baru, produk, event, dan promosi.

PT. Tiga Pilar Keamanan
Grha Karya Jody - Lantai 3Jl. Cempaka Baru No.09, Karang Asem, Condongcatur
Depok, Sleman, D.I. Yogyakarta 55283
Informasi
Perusahaan
Partner Pendukung



